PENGUATAN PENGUMPULAN MELALUI UPZ BAZNAS GRESIK

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik, gelar kegiatan pembinaan bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Kabupaten Gresik, di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa-Rabu  (13-14/8/2019).

Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil bupati Gresik Moh. Qosim (Sebagai Penasehat BAZNAS Kabupaten Gresik). dalam sambutannya, beliau meminta agar para UPZ bisa menciptakan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan zakat. Beliau juga memberikan motivasi kepada para UPZ, “Bapak ibu sekalian memegang peranan yang sangat penting dalam kesejahteraan masyarakat di kabupaten Gresik, ini adalah pekerjaan yang sangat mulia”. Tutur beliau.

Turut hadir dalam acara tersebut ketua BAZNAS Provinsi Jawa Timur dan kepala kantor KEMENAG kabupaten Gresik. Selanjutnya, acara tersebut diikuti perwakilan dari UPZ OPD sebanyak 45 orang, UPZ umum sebanyak 12 orang, UPZ kecamatan sebanyak 16 orang, UPZ SMPN sebanyak 29 orang, UPZ SMAN/SMKN sebanyak 15 orang,  UPZ dinas pendidikan kecamatan sebanyak 16 orang dan UPZ puskesmas sebanyak 31 orang.

UPZ merupakan lembaga resmi yang diakui pemerintah, sebagai amil yang bertugas menghubungkan antara muzaki (orang berzakat) dan mustahik (penerima zakat).

dalam kesempatan pembukaan kegiatan ini, di serahkan Sertifikat ISO 9001:2015 oleh King certification di wakili oleh bapak didik diterima oleh Dr. H. Moh Qosim, M.Si. Selaku Penasehat BAZNAS di dampingi ketua BAZNAS Gresik, Kepala Kemenag Gresik, dan Ketua BAZNAS Jawa Timur, “Sertifikat ISO ini sebagai komitmen BAZNAS Kabupaten Gresik untuk selalu lebih profesional dalam melaksanakan tugasnya”, ujar H. Abd Munif.

Dalam kegiatan ini Dr. H. Abd. Salam Nawawi, M.Ag. (Ketua BAZNAS Jawa Timur) menyamapaikan materi tentang penguatan kerja pengumpulan ZIS dari UPZ. dalam menguatkan pengumpulan ada 4 hal pokok 1. ibda’ binafsi (memulai diri sendiri) 2. Kokohkan komitmen semua SDM BAZNAS pada dakwah pengumpulan zakat melalui BAZNAS 3. Persempit Ruang Gerak Amil Zakat Ilegal dengan membentuk UPZ di berbagai institusi dan menguatkan fungsinya 4. Bangun Motivasi Zakat dengan “uswah Ulil Amri”

Pada hari ke-2 untuk memperat hubungan emosional antara UPZ dan Manajemen BAZNAS Gresik termasuk juga pimpinan BANZAS Gresik di adakan Outbound yang dipandu tim dari sidoarjo dalam kegiatan ini pengurus UPZ dan Manjemen BAZNAS jadi satu tim dan bermain game bersama, dalam game ini ada 4 (empat) poin yang bisa di ambil yakni :

  1. One Purpose (satu tujuan) memiliki satu visi dan misi
  2. One command (Satu Komando) satu perintah yang harus sama – sama dilakukan
  3. One Identity (Satu Identitas) Satu jati diri dalam suatu klompok atau organisasi lembaga
  4. One Rule (Satu Aturan) sama – sama saling memiliki aturan yang berlaku
  5. One Heart (Satu hati) Satu Jiwa, Sepakat dalam memajukan lembaga

“Tujuan dari kegiatan ini yang pertama untuk sosialisasi dan edukasi gerakan zakat, infak dan shodaqoh di kabupaten Gresik dan yang selanjutnya untuk mempererat tali silaturahim antara UPZ dan Baznas kabupaten Gresik”. Ucap Abdul Kholiq selaku ketua panitia.

Selanjutnya Baznas Gresik berharap dapat semakin meningkatkan peran UPZ sebagai mitra BAZNAS Gresik, “setelah kegiatan ini kami berharap mampu menjadikan para UPZ sebagai mitra BAZNAS dalam mengelolah dana zakat, kalau sekarang mereka hanya sebagai pengumpul dana zakat kedepannya kami harapkan mereka juga bisa kami perankan dalam pendistribusian dana zakat dan sebagai media sosialisasi BAZNAS Gresik”. Ucap muhtadin selaku kepala kantor Baznas gresik. (BAZNAS-Grs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *