BAZNAS GRESIK LAUNCHING KANDANG TERNAK PRODUKTIF DI RANDUSONGGO

Rabu, 26 September, bertempat di dusun Randusonggo desa Kesamben kulon Kecamatan Wringinanom BAZNAS Gresik melaunching kandang ternak produktif salah satu program pemberdayaan, kegiatan ini dibarengi dengan baksos pengobatan, santunan yatim dan dhuafa’, antusias masyarakat cukup banyak dalam mengikuti kegiatan ini, baksos kegiatan pengobatan Gratis selain bekerjasama dengan Rumah Sehat BAZNAS  juga bekerjasama dengan Puskesamas Kesamben Kulon.

Diawali dengan penyuluhan Dr. Nur Aini dari rumah Sehat BAZNAS yang menyampaikan tentang cara hidup sehat dan penanggulangan Hipertensi, acara dilanjutkan dengan ceremonial launcing kandang ternak.

Dalam sambutanya ketua BAZNAS Gresik H. Abd Munif menyampaikan agar warga penerima bantuan jangan sampai melupakan ibadahnya karena menerima kambing, Tapi lebih meningkatkan ibadahnya lebih lebih sholat berjamaah, para penerima jangan meniru sohabat  Tsa’labah”

Zainal Abidin selaku wakil ketua I BAZNAS Gresik  yang membidangi Pendistribusian dan pendayagunaan juga berpesan kepada para penerima mustahik agar menjaga dan merawat kambing dengan baik, sehinga kambing yang diternak bisa berkembang biak dan menambah pemasukan para mustahiq, dan berharap yang awalanya mustahiq bisa menjadi muzaki.

“kami ucapkan terimaksih kepada BAZNAS Gresik karena telah memberikan bantuan ternak kepada warga kami, semoga BAZNAS Gresik bisa lebih baik” papar Bapak Kepala desa Kesamben Kulon, selain berterimakasih kepada baznas Gresik kepala desa juga berpesan kepada penerima agar mentaati aturan yang telah dibuat oleh BAZNAS Gresik, karena aturan yang dibuat itu juga nanti bisa mengontrol para penerima untuk bisa merawat kambing dengan baik.

Bantuan yang diberikan kepada warga dusun kesamben ini berupa 40 ekor kambing dan kandang kolektif yang diberikan kepada 10 penerima manfaat, proses penjaringan dan survey lapangan tidak hanya cukup dalam sehari, para voulentir menilai dari sisi kemustahikanya dan motivasi dari para mustahiq untuk bisa lebih baik, dengan harapan ternak yang diberikan nanti tidak dijual karena para penerima malas untuk memelihara. Selama dua tahun penerima manfaat ini akan didampingi oleh voulentir berharap permaslahan yang ada nanti bisa di pecahkan bersama. (KNR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Featured Video